Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tips membuat
vector di photoshop. Perlu saya jelaskan sebelumnya jika ini bukan tutorial
namun sekedar tips dan pengalaman yang ingin saya bagi dengan kalian. Mungkin
bagi seorang desainer grafis yang handal sudah tidak asing lagi dengan vector,
begitupun juga tekniknya. Karena pasar desain sekarang yang dimana mayoritas
telah menggunakan desain vector maupun flat tentunya kita sebagai seorang
desainer grafis harus mampu untuk bersaing. Desain vector ini sangat populer
dan pastinya banyak diminati orang karena desainnya yang begitu keren dan
elegan. Dari awalnya objek gambar original lalu disulap menjadi sebuah kartun
yang sangat keren. Bagaimana? Menarik bukan?
![]() |
| sumber : flushdesign |
Banyak desainer grafis yang membuat vector menggunakan Corel
Draw atau Adobe Illustrator, tetapi juga ada yang menggunakan Adobe Photoshop.
Apa perbedaannya sih? Untuk hasil sendiri sudah pasti lebih bagus jika
menggunakan Corel Draw dan Adobe Illustrator karena basic dari aplikasi
tersebut yaitu untuk editing vector, namun menurut saya hasil dari Adobe
Photoshop juga tidak kalah bagusnya asal kita mau berusaha lebih keras.
Baca juga : Tips Menjadi Desainer Grafis yang Sukses
Jika anda hanya bisa menguasai Adobe Photoshop saya anjurkan
tetap pada aplikasi yang anda kuasai. Lebih baik kuasai dan terus pelajari
hingga anda mahir dalam aplikasi tersebut daripada harus belajar aplikasi lain
dari awal lagi. Tetapi sebenarnya tool yang disediakan dalam semua aplikasi hampir
sama, yang membedakan hanya penggunaannya. Baiklah, berikut tips membuat vector
di photoshop untuk kalian
1. Penggunaan Pen Tool
Yang pertama dan utama yaitu anda harus paham
dengan penggunaan Pen Tool. Ini sudah wajib bagi seorang desainer grafis karena
mengingat fungsinya yang paling dominan digunakan pada hampir semua jenis
teknik desain terutama vector. Lalu apa fungsi dari tool tersebut? Fungsinya
yaitu untuk menggambar path sudut ataupun lengkungan. Sehingga cocok digunakan
untuk membuat shape pada objek yang memiliki lengkungan seperti objek manusia,
hewan, dan sebagainya. Selain itu, tool ini juga dapat digunakan untuk
menyeleksi objek juga. Jika anda sudah mahir dalam menggunakan Pen Tool maka
itu menjadi satu langkah maju dan modal berharga anda. Namun bagi anda yang
belum mahir jangan putus asa, terus mencoba. Menurut saya tool ini sangat mudah
cara penggunaannya jadi mungkin tidak akan butuh waktu lama untuk belajar.
![]() |
| sumber : flushdesign |
2. Teknik Masking
Teknik ini cukup sederhana namun banyak
digunakan pada hampir semua jenis desain. Fungsinya untuk menyembunyikan
sebagian atau keseluruhan gambar pada salah satu layer maupun beberapa layer.
Berbeda dengan erase atau cutting yang menghilangkan bagian dari foto, teknik
masking ini hanya menyembunyikan saja. Jadi kita dapat memunculkannya kembali
seperti semula saat diinginkan.
![]() |
| sumber : flushdesign |
3. Shading (Pemilihan Warna Gelap Terang)
Shading adalah penentuan atau pemilihan
warna gelap terang pada objek gambar. Bisa dikatakan hampir sama dengan
gradient. Teknik ini juga sangat penting untuk membuat objek vector menjadi
lebih terlihat nyata atau hidup. Pada gambar vector yang paling susah
menentukan warna gelap terang yaitu pada bagian rambut, karena memang
strukturnya yang sangat kecil tiap helai rambut sehingga harus bersabar pada bagian
ini. Biasanya proses shading sendiri dimulai dari warna paling gelap hingga
paling terang. Namun harus memberikan warna dasar terlebih dahulu yang berguna
sebagai acuan.
![]() |
| sumber : flushdesign |
4. Coloring (Penggunaan Warna)
Sebenarnya coloring ini saya yakin bagi
anda yang hobi melukis ataupun menggambar pasti sudah paham dalam hal tersebut.
Namun akan saya jelaskan sedikit tentang coloring. Coloring yaitu penggunaan
warna yang pada objek gambar. Bisa dibilang hal ini juga menentukan kekuatan
dan keselarasan warna gambar. Jika anda salah dalam penggunaan warna maka nilai
dari gambar anda akan kurang. Oleh karena itu, anda harus tepat dalam
penggunaan warna contohnya warna bola mata, bibir, rambut, kulit, dan
sebagainya. Mungkin jika dirasa masih bingung memilih warna, anda dapat mencari
referensi terlebih dahulu tentang palete warna dari google.
![]() |
| sumber : flushdesign |
Demikianlah tips membuat vector di photoshop dari saya. Untuk
membuat vector yang bernilai pasti dibutuhkan ketelitian dan kesabaran. Jika pertama
kali anda membuat vector namun hasilnya tidak memuaskan jangan putus asa, teruslah
mencoba dan tetap berkarya. Dengan anda melakukan hal tersebut secara bertahap
dan didasari dengan rasa senang maka saya yakin pasti tidak butuh waktu lama
untuk anda membuat vector yang bernilai tinggi. Sekian dan terimakasih.
Keyword : desain grafis , kursus desain grafis , jasa desain grafis , grafis , jasa desain , belajar desain grafis , desain logo , kursus photoshop , desain gambar , sekolah desain grafis , kuliah desain grafis , belajar desain , jasa desain grafis murah , desain grafis online , kursus desain , kursus design , jasa desain grafis online , web design jakarta , belajar web design , kursus desain grafis online , jasa desain logo , software desain grafis , desain grafik , jurusan desain grafis , harga jasa desain grafis , pelatihan desain grafis , design gambar , tempat kursus desain grafis , program desain grafis , kursus desain grafis murah , desain grafis photoshop , les desain grafis , belajar design , harga desain logo , kuliah jurusan desain grafis , grafis design , desain web , www desain grafis com , jasa desain online , gambar desain grafis , web desain baju , desain logo online , web desain , modul desain grafis , kursus online desain grafis , universitas jurusan desain grafis , biaya kursus desain grafis , kursus web design , desain photoshop , belajar desain web , desain graphic , freelance desain grafis , belajar desain grafis untuk pemula , fakultas desain grafis , kursus designer , web design indonesia , pekerjaan desain grafis , grafik desain , universitas desain grafis , jasa desain web , kursus photoshop online , artikel desain grafis , jual desain logo , jasa desain gambar , pelatihan desain grafis gratis , tarif desain logo , belajar desain grafis photoshop , jasa desain website , belajar web desain , design graphic , seni desain grafis , kursus desain grafis online gratis , harga desain grafis , graphic design jakarta , grafis desain , desain gambar online , situs desain grafis , logo desain grafis , kategori desain grafis , desain gratis , jasa desain kaos , photoshop desain , kuliah desain grafis online , biaya kursus photoshop , web desain grafis , peluang kerja desain grafis , kerja desain grafis online , komputer desain grafis , kursus web desain , kuliah desain grafis murah , belajar desain grafis online , tarif desain grafis , jurusan kuliah desain grafis , beasiswa desain grafis , kerja desain grafis , prospek kerja desain grafis , desain grafis online gratis , kampus desain grafis , desain logo gratis





Makasih gan tipsnya ditunggu tips lainnya. Contoh wpap
ReplyDeletesiap gan. next artikel saya buat wpap
Deletewah bener banget nih, kudu butuh ketelitian dan kesabaran. sempat pernah belajar, tapi karena ga sabaran. yaudah deh, ga bisa2 sampe skarang. wkwk
ReplyDeletedasarnya harus dari hobi, kalo sudah jadi hobi sesulit dan selama apapun mungkin juga dilakuin. hehe
Deletelumayan nih buat iseng2, edit foto vektor pake ps😁 di tunggu tutor lainnya gan..
ReplyDeleteWahh Keren Ini Broo , Mesti Di Coba Nih Walaupun Harus Butuh Kesabaran Yang Banyak wkwkwk
ReplyDeleteditunggu update artikel terbarunya
ReplyDeleteBener nih ane juga lagi belajar penggunaan pen tool nih soalnya penting pen tool menurut ane
ReplyDeleteSaya gk trlalu jago main pen tool, tpi gk slah nyoba yg satu ini
ReplyDeletekuncinya cuma sering-sering aja main pentool, karna itu tool wajib bagi desainer
Deletewah mantap gan, pengen nyobain nih barangkali bisa, thanks gan untuk sharingnya...
ReplyDeleteartikelnya sangat bermanfaat gan
ReplyDeleteKeren nih. Bisa dicoba.
ReplyDeleteNice artikel nih buat yang hobi edit foto..
ReplyDeletethanks gan infonya, saya cari-cari ternyata begitu caranya
ReplyDeleteAjib dapat ilmu baru lagi nih
ReplyDeletetips yang sngat bermanfaat gan, thanks sdh berbagi
ReplyDeletenyoba ah :)
ReplyDeletedari dlu sampe sekarang ane kebingungan dalam vector, tpi berkat tips ini ane jadi semangat gan. Selama ini ane hanya belajar smudge hehe
ReplyDeleteMantap tutornya. Kalo da waktu mau tak coba
ReplyDeleteane masih bingung sama make masking :(
ReplyDeletemasking sebenernya mudah, prinsipnya hanya menyembunyikan layer asli. perbanyak baca referensi dan lihat tutorial dari youtube gan
DeleteKeren nih,,tapi keknya susah deh
ReplyDeleteawal mencoba memang susah, tapi setelah keseringan main vektor pasti bakal ketagihan. hehe
Deletewah keren.. dari kemarin nyari nyari tutornya.. akhirnya ketemu disini.. nice artikel gan...
ReplyDeleteMantaps tapi agak susah kalau vektor
ReplyDeleteTerimakasih infonya gan. Kebetulan saya juga lagi belajar buat vektor
ReplyDeletemas terima jasa vektor foto nggak ?
ReplyDeletemantepp tutorialnya bro
ReplyDelete