Setting Mikrotik Untuk Membagi Bandwidth Secara Merata

Jika di kantor anda terdapat pemakai aktif internet dalam jumlah yang cukup banyak, maka anda harus mulai memikirkan cara untuk manajemen trafik agar tidak ada user “nakal” yang suka menyedot bandwidth berlebihan sehingga menyusahkan yang lain. Salah satu cara adalah dengan memasang Mikrotik router yang berfungsi sebagai “polisi” untuk mengatur jalur internet di kantor anda. Setting Mikrotik untuk membagi bandwidth secara merata dapat dilakukan dengan memanfaatkan PCQ (Per Connection Queue). Dengan PCQ, anda dapat membagi bandwidth secara adil dan merata untuk tiap-tiap PC yang terhubung dengan internet.
Setelah membaca dan mencoba beberapa tips dan trik yang diajarkan di internet, maka berikut ini setting mikrotik yang saya terapkan untuk membagi bandwidth secara merata :
1. Menandai paket download dan upload

1a. Menandai koneksi download
  • Klik menu IP > Firewall > Mangle
  • Tekan tombol “+” untuk menambahkan rule baru (no. 1)
  • Di tab General isikan sbb:
  • Chain : prerouting
  • Protocol : 6 (tcp)
  • In. Interface : WAN (nama interface dari ISP)
  • Di tab Action isikan sbb:
  • Action : mark connection
  • New Connection Mark : download-conn
  • Passthrough : di-centang

1b. Menandai paket download
  • Masih di menu IP > Firewall > Mangle
  • Tekan tombol “+” untuk menambahkan rule baru (no. 2)
  • Di tab General isikan sbb:
  • Chain : prerouting
  • Connection Mark : download-conn
  • Di tab Action isikan sbb:
  • Action : mark packet
  • New Packet Mark : client-download
  • Passthrough : tidak di-centang

1c. Menandai koneksi upload
  • Klik menu IP > Firewall > Mangle
  • Tekan tombol “+” untuk menambahkan rule baru (no.1)
  • Di tab General isikan sbb:
  • Chain : prerouting
  • Protocol : 6 (tcp)
  • In. Interface : LAN (interface Local Area Network)
  • Di tab Action isikan sbb:
  • Action : mark connection
  • New Connection Mark : upload-conn
  • Passthrough : di-centang

1d. Menandai paket upload
  • Masih di menu IP > Firewall > Mangle
  • Tekan tombol “+” untuk menambahkan rule baru (no. 2)
  • Di tab General isikan sbb:
  • Chain : prerouting
  • Connection Mark : upload-conn
  • Di tab Action isikan sbb:
  • Action : mark packet
  • New Packet Mark : client-upload
  • Passthrough : tidak di-centang

2. Mendefinisikan Queue Types

2a. Membuat Queue Type untuk download
  • Klik menu Queues
  • Pilih tab Queue Types
  • Tekan tombol “+” lalu isikan parameter2 berikut:

2b. Membuat Queue Type untuk upload
  • Klik menu Queues
  • Pilih tab Queue Types
  • Tekan tombol “+” lalu isikan parameter2 berikut:

3. Mendefinisikan Queue Tree

3a. Membuat Queue Tree untuk download
  • Klik menu Queues
  • Pilih tab Queue Tree
  • Tekan tombol “+” lalu isikan parameter2 berikut:

3b. Membuat Queue Tree untuk upload
  • Klik menu Queues
  • Pilih tab Queue Tree
  • Tekan tombol “+” lalu isikan parameter2 berikut:

Sedikit penjelasan dari setting diatas :
Asumsi bandwidth maximum dari ISP adalah 2 mbps
Tiap PC diberikan batas max 512 kbps
Disaat jalur internet sedang tidak sibuk, user bisa mendapat bandwidth maximum 2 mbps


No comments:

Post a Comment

Pages